Mesin Cuci Sarang Bakteri? Ini Cara Mengakalinya

Mesin Cuci Sarang Bakteri? Ini Cara Mengakalinya
Bakteri mesin cuci adalah bahaya nyata yang bisa mengancam kesehatan, pastikan Anda tahu langkah-langkah untuk mengatasinya. (Foto: Freepik)
Bagikan ke Teman:

Para ahli mengatakan bahwa mesin cuci rumahan dapat menjadi surga bagi bakteri karena perangkat ini digunakan untuk mencuci pakaian dengan temperatur yang lebih rendah. Namun para ahli juga menyatakan bahwa konsentrasi bakteri mesin cuci tidak cukup untuk membuat seseorang jatuh sakit. Mereka menyarankan untuk membersihkan bagian dalam mesin cuci dan mengeringkan pakaian di luar ruangan.

Mesin cuci rumahan masa kini mungkin tidak dapat membersihkan bakteri seefektif versi lama mereka yang sedikit kurang efisien. Penemuan ini muncul setelah patogen bakteri resistensi multi-obat ditemukan pada pakaian bayi di unit perawatan intesif bayi rumah sakit anak di Jerman–meskipun semua tindakan pencegahan normal telah dilakukan untuk menghilangkan paparan bakteri tersebut. Biang keladinya, ditemukan oleh penyelidik, adalah ruang cuci rumah sakit.

Disana, para penyelidik menemukan mesin cuci umum dan bukan mesin cuci industri bertemperatur tinggi yang umum digunakan di rumah sakit sesuai yang di laporkan peniliti di jurnal Applied and Environmental Microbiology. Untungnya para bayi di unit tersebut hanya terpapar patogen bakteri mesin cuci Klebsiella oxytoca namun tidak sampai terinfeksi.

Apa yang Ada Dalam Mesin Cuci?

Apa yang Ada Dalam Mesin Cuci Anda?
Demi menghemat daya, mesin cuci masa kini mencuci pakaian dengan temperatur yang lebih rendah – dibawah 140° Fahrenheit. Yang artinya lebih banyak lagi bakteri yang selamat dari proses mencuci tersebut (foto: Freepik)

Penemuan tersebut menimbulkan pertanyaan: jika masalahnya ada pada mesin cuci rumahan, apakah pelanggan atau pengguna harus khawatir terhadap bakteri yang ada di mesin cuci mereka di rumah? Jawabannya sangat beragam.

“Mesin cuci ini berada di rumah sakit, jadi pasti terpapar oleh bakteri–seperti yang satu ini–yang selamat di lingkungan rumah sakit,” ucap Dr Amesh Adalja, seorang rekan senior di Johns Hopkins Center for Health Security di Maryland.

“Bakteri ini resisten dan dapat menyebabkan infeksi serius namun tetap membutuhkan induk inang yang cocok. Banyak orang yang terpapar oleh bakteri anti-obat ini dan bahkan dijajah olehnya–seperti kebanyakan petugas medis–namun tidak ada infeksi yang terjadi,” lanjutnya.

Namun demi menghemat daya, mesin cuci masa kini mencuci pakaian dengan suhu yang lebih rendah–di bawah 140° Fahrenheit. Yang artinya lebih banyak lagi bakteri yang selamat dari proses mencuci tersebut, ucap professor Ricarda M. Schmithausen, penulis penelitian terkait dan peneliti senior di Institute for Hygiene and Public Health pada WHO Collaboration Center at the University of Bonn, Jerman saat jumpa pers American Society for Microbiology.

Para peneliti juga menemukan bakteri khususnya pada segel karet dari mesin cuci tersebut, yang mana akan menyebar pada saat siklus mencuci tanpa suhu tinggi.

Beberapa Bakteri Membahayakan–dengan Pengecualian

Beberapa Bakteri Membahayakan – dengan Pengecualian
Bagaimana pun juga, mayoritas bakteri tidak berbahaya bahkan memberi manfaat (foto: Freepik)

“Bagi Anda yang menggunakan air dingin atau air hangat untuk mencuci dan dengan siklus pengeringan singkat, beberapa kuman membandel akan tertinggal pada linen dan pakaian, namun kemungkinan bakteri resisten yang berbahaya dalam mesin cuci yang dapat menimbulkan penyakit sangatlah kecil,” ucap Dr. Bruce Hirsch yang menghadiri penelitian penyakit menular di North Shore University Hospital in Manhasset, New York.

“Kita semua terpapar bakteri setiap saat tanpa menjadi sakit. Hal ini menyatakan bahwa jika sebuah rumah memiliki anggota keluarga yang tinggal di rumah sakit dalam waktu yang cukup lama, maka mencuci dengan air panas dan siklus pengeringan yang lebih lama dianjurkan,” lanjutnya.

Hal ini merupakan tantangan yang terus berkembang bersamaan dengan bertambahnya jumlah anggota keluarga yang mendapatkan perawatan khusus.

Menjaga Kebersihan Mesin Cuci

Menjaga Kebersihan Mesin Cuci
Para pengguna harus ekstra berhati -hati terutama pada mesin cuci yang diletakkan di lingkungan yang lembab seperti garasi atau Gudang, karena lokasi – lokasi ini sempurna bagi bakteria untuk berkembang. (foto: Freepik)

Jika Anda tinggal bersama anggota keluarga lanjut usia, bayi yang baru lahir, atau ingin menjaga kebersihan lebih, Anda dapat mengambil beberapa langkap untuk menjaga pakaian serta mesin cuci anda bersih dari kontaminasi bakteri yang berbahaya.

“Bakteri pada umumnya bersembunyi di laci deterjen, segel karet dan drum pencuci,” menurut Hilary Metcalf, MPH, seorang ahli pencegahan infeksi di Mission Hospital, Orange County, California.

Para pengguna harus ekstra berhati-hati terutama pada mesin cuci yang diletakkan di lingkungan yang lembab seperti garasi atau gudang, karena lokasi-lokasi ini sempurna bagi bakteria untuk berkembang.

Dan kuman seperti E. coli, selmonella dan Klebsiella oxytoca dapat menyebabkan pneumonia, infeksi kulit, keram perut, dan muntaber terutama bagi orang orang yang bermasalah dengan sistem imunnya.

Anda bisa mengelap segel karet di mesin cuci dengan menggunakan cairan pemutih 10 persen menurut saran para ahli. 

Cuci Mesin Cuci Anda

Cuci Mesin Cuci Anda
Walau sepertinya berlawanan dengan intuisi, namun mencuci mesin cuci anda dengan pemutih paling tidak sebulan sekali dapat mengurangi paparan kuman dan infeksi bagi keluarga anda (foto: Freepik)

“Walau sepertinya berlawanan dengan intuisi, namun mencuci mesin cuci anda paling tidak sebulan sekali dapat mengurangi paparan kuman dan infeksi bagi keluarga anda” ucap Metcalf.

Anda tidak perlu resah setiap kali anda mencuci pakaian. Cobalah untuk memilih pengaturan pada mesin cuci anda tergantung pada seberapa kotor cucian Anda.

“Pencucian rumahan pada umumnya menghilangkan level normal debu dan tanah. Namun jika pakaian anda terkontaminasi dengan darah atau cairan tubuh lainnya, proses pencucian harus ditambahkan dengan cairan disinfektan seperti Hydrogen Peroxide, cairan pemutih, atau borax, dengan suhu air paling tidak 160°F atau 72° C,” ucap Metcalf lagi.

Banyak mesin cuci yang memiliki fitur “sanitasi” yang akan menaikkan suhu diluar siklus pencucian pada umumnya. Dan ada pembunuh kuman yang lebih efektif yang bisa anda coba untuk menjauhkan patogen bakteru dari pakaian anda: menjemur pakaian diluar ruangan.

“Salah satu pembunuh kuman terkuat adalah matahari,” ucap CJ Xia, wakil presiden dari perusahaan Boster Biological Technology. Beberapa ilmuwan menyatakan untuk menghindari penggunaan pengering pakaian secara menyeluruh.”

Apabila anda masih tidak yakin dengan tips harian ini dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai kesehatan tubuh anda, lakukan medical check-up secara teratur dan berkala, setidaknya dua kali dalam satu tahun. Berbagai pemeriksaan kesehatan ini kini dapat Anda lakukan melalui Triasse.com yang menawarkan berbagai paket pemeriksaan sesuai kebutuhan. Cek Triasse sekarang.

Bagikan ke Teman:
Flori Ardia
Be kind. Always.