COVID-19: Langkah Pencegahan Corona di Event Besar

langkah pencegahan corona
Bagikan ke Teman:

Virus Corona benar-benar melumpuhkan dunia, tidak hanya Indonesia. Bahkan, event-event besar seperti MotoGP, Formula 1, Formula E Jakarta, Liga 1, higga konser One Ok Rock 80 di Jakarta ikut ditunda gara-gara wabah yang pertama kali muncul di Wuhan, China, Desember 2019. Perlu Anda ketahui, sejak 5 Februari 2020, Indonesia telah memberlakukan pembatasan perjalanan ke China berupa penghentian sementara penerbangan dari dan ke China. Kemudian pada tanggal 5 Maret 2020, Indonesia juga memberlakukan pelarangan transit atau masuk ke Indonesia bagi pelaku perjalanan yang dalam 14 hari sebelumnya datang dari negara Iran, Italia, dan Korea Selatan. Di bawah ini adalah tips harian mengenai panduan langkah pencegahan corona (COVID-19) di event besar.

Panduan untuk Perencana Event

panduan untuk perencana event
Mengingat merebaknya wabah viruscorona, beberapa event besar pun sudah dibatalkan. (Foto: Freepik)

Mengingat merebaknya wabah virus corona, beberapa event besar pun sudah dibatalkan. Namun ada beberapa langkah pencegahan corona di event besar. Seperti dikutip Triasse dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, tapi diperbarui dengan beberapa kasus di Indonesia.

Tunda Event yang Dihadiri Lebih dari 250 Orang

Anda harus mengetahui jumlah dari keseluruhan peserta dalam sebuah event. Pertemuan yang sangat besar, bisa lebih dari 250 orang pnya risiko yang sangat besar terhadap penularan COVID-19.

Langkah pencegahan Corona yang sangat tepat dilakukan adalah menunda pertemuan. Anda harus membuat jadwal ulang dengan mempertimbangkan situasi wabah virus Corona di daerah Anda, khususnya di Jakarta.

Beri Batas untuk Setiap Orang

Jika sebuah event besar harus tetap terlaksana, langkah pencegahan Corona yang harus Anda lakukan adalah memberikan batas untuk setiap orang. Sebagai contoh, ada jarak satu meter untuk setiap orang.

Perlu Anda ketahui, penyebaran virus Corona dari orang ke orang terjadi karena kontak yang sangat dekat, biasanya dalam jarak enam kaki.

Kurangi Jumlah Peserta

Langkah pencegahan Corona selanjutnya adalah mengurangi jumlah peserta secara signifikan. Misalnya untuk acara olahraga. Penyelenggara bisa mempertimbangkan untuk menggelar pertandingan tanpa penonton.

Seperti yang terjadi dalam duel Liga 1 2020 pekan kedua, Minggu (15/3/2020). Ketika itu, duel Bhayangkara FC vs Persija Jakarta yang berlangsung di Stadion PTIK, Jakarta dilangsungkan tanpa penonton sebagai langkah antisipasi penularan COVID-19.

Membuat Rencana Darurat

Ketika Anda membuat sebuah event besar, langkah pencegahan Corona yang tepat adalah, Anda harus membuat rencana darurat. Misalnya dengan menyediakan dan bekerja sama bareng tim medis, Kementerian Kesehatan, Rumah Sakit, hingga kepolisian.

Identisifikasi dengan jelas-jelang masing-masing tanggung jawab dan otoritas yang bekerja sama dengan Anda dalam sebuah event besar. Anda juga harus menghubungi Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan salinan tempat-tempat yang sudah dipastikan suspect COVID-19.

Sebarluaskan Rencana Darurat

Ketika Anda sudah membuat rencana darurat soal virus Corona, langkah pencegahan Corona selanjutnya adalah sebarluarkan informasi tersebut. Anda bisa membuat poster dan menempelnya di berbagai sudut agar dilihat banyak orang.

Pertimbangkan juga untuk menampilkan tanda-tanda orang yang terkena gejala virus Corona di sebuah layar besar ketika menggelar event. Langkah pencegahan Corona ini sangat berguna untuk membantu mencegah menyebaran wabah.

Tetap di Rumah Bila Sakit

Jika Anda sakit tetaplah di rumah. Jangan memaksakan diri untuk hadir dalam sebuah event, baik itu olahraga, konser, meet and greet bintang terkenal, atau yang lainnya.

Andai Anda tetap ngotot untuk hadir, Anda bisa membahayakan semua orang yang berada dalam event tersebut. Pasalnya, Anda bisa menularkan penyakit kepada banyak orang, bisa saja itu COVID-19.

Selain itu, panitia juga harus mempromosikan melalui poster hingga media sosial untuk melarang yang sakit datang ke dalam sebuah event.

Menyediakan Perlengkapan Anti Virus Corona

Sebagai panitia sebuah event, Anda harus menyediakan perlengkapan anti COVID-19. Dalam langkah pencegahan Corona ini, seorang panitia harus menyiapkan pembersih tangan dengan kadar alkohol hingga 60 persen, masker wajah sekali pakai, keranjang sampah, hingga desinfektan.

Anda, sebagai panitia, harus membersihkan benda-benda yang sering disentuh oleh peserta atau penonton sebuah event besar. Benda-benda yang harus rajin dibersihkan adalah gagang pintu, toilet, hingga meja penerima tamu.

Larang Panitia yang Sakit Terlibat Event Besar

Anda harus melarang panitia yang sakit untuk terlibat dalam sebuah event. Perintahkan yang sakit memulihkan kondisinya hingga pulih 100 persen.

Sebab, orang yang sakit, terlebih demam yang menunjukkan gejala virus Corona, bisa menularkan penyakitnya di kerumunan orang banyak. Terlebih jika ada peserta yang sudah uzur dan memiliki riwayat penyakit kronis, bisa dengan mudah tertular COVID-19.

Sediakan Ruang untuk Orang Sakit

Dalam sebuah event, Anda harus mempersiapkan beberapa hal, termasuk satu ruang untuk orang yang tiba-tiba sakit. Langkah pencegahan Corona ini perlu disiapkan agar orang yang sakit, bisa saja menunjukkan gejala virus Corona, agar tidak menular ke orang lain.

Jika ada yang terkena COVID-19, Anda harus segera menghubungi tim medis. Anda sebagai panitia juga wajib menjauhkan orang yang sakit dari kerumunan agar tidak ada yang tertular.

Cara Pencegahan Penyebaran Virus Corona

perbedaan: virus corona vs flu
Perbedaan COVID-19 dan flu biasa ada pada tingkat keparahan dan penyebab. (Foto: Freepik)

Beberapa cara yang lainnya yang bisa menjadi langkah pencegahan Corona adalah:

  1. Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem imunitas atau kekebalan tubuh meningkat.
  2. Mencuci tangan secara teratur menggunakan air dan sabun atau hand sanitizer berbasis alkohol. Mencuci tangan sampai bersih selain dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan kita, tindakan ini juga merupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah. Sekitar 98% penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Karena itu, menjaga kebersihan tangan adalah hal yang sangat penting.
  3. Ketika batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau lengan atas bagian dalam (bukan dengan telapak tangan).
  4. Hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.
  5. Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut (segitiga wajah). Tangan menyentuh banyak hal yang dapat terkontaminasi virus. Jika kita menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi, maka virus dapat dengan mudah masuk ke tubuh kita.
  6. Gunakan masker penutup mulut dan hidung ketika Anda sakit atau saat berada di tempat umum.
  7. Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dengan benar, lalu cucilah tangan Anda.

Untuk catatan, andai Anda tidak berada di wilayah terjangkit COVID-19, atau jika Anda tidak melakukan perjalanan dari salah satu wilayah tersebut, atau tidak melakukan kontak dekat dengan seseorang yang memiliki gejala COVID-19 atau merasa kurang sehat, kecil kemungkinan Anda untuk tertular COVID- 19.

Namun, dapat dimengerti bahwa Anda mungkin merasa stres dan cemas tentang situasi yang terjadi saat ini. Tetaplah tenang dan jangan panik. Carilah informasi yang benar dan akurat tentang perkembangan COVID-19 agar Anda mengetahui situasi wilayah Anda dan Anda dapat mengambil tindakan pencegahan yang wajar.

Jika Anda berada di wilayah terjangkit COVID-19, Anda harus serius menghadapi risiko tersebut. Selalu jaga kesehatan dan perhatikan informasi dan saran dari pihak kesehatan yang berwenang. Anda sudah tahu langkah penanganan corona di komunitas, jadi tak perlu risau lagi.

Bagikan ke Teman:
Alexander Sitepu
Alexander Sitepu
Extremely motivated to constantly develop my skills and grow professionally. I am confident in my ability to come up with interesting ideas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *