Cara Gampang Cegah Jet Lag

Cara Gampang Cegah Jet Lag
Seorang pria stres tampak dekat sedang menutup mulutnya (freepik/pchdotvector)
Bagikan ke Teman:

Penat terbang, mabuk pasca terbang, pengar udara atau dalam sehari hari kita kenal jet lag atau dalam bahasa kedokteran desinkronosis, adalah sebuah gangguan sementara yang menyebabkan kelelahan, insomnia, dan gejala lain akibat dari perjalanan udara melintasi zona waktu yang cepat. Untungnya cegah jet lag bisa dilakukan.

Tubuh Anda memiliki jam internal sendiri, atau irama sirkadian, yaitu sinyal yang dikirimkan tubuh tentang kapan harus tidur dan bangun. Jet lag terjadi karena jam tubuh masih disinkronkan ke zona waktu Anda berasal, bukan ke zona waktu di mana Anda berada. Menyeberang antar zona, semakin besar kemungkinan Anda mengalami jet lag. Gejala ini lebih sering terjadi dengan perbedaan waktu lebih dari 5 jam.

Penyebab Penat Terbang/Jet Lag

penyebab jet lag
Irama sirkadian dan arah perjalanan bisa menyebabkan jet lag. (Foto: Freepik)

Irama Sirkadian

Irama Sirkadian adalah jam biologis yang mengatur siklus tubuh selama 24 jam.

Tubuh memiliki respons tersendiri terhadap cahaya dan kegelapan, yaitu kondisi yang juga menentukan waktu bangun dan tidur. Rutinitas ini akan terganggu ketika seseorang melakukan perjalanan jauh menuju zona waktu yang berbeda.

Beberapa hal yang harus disesuaikan ketika bepergian untuk cegah jet lag :

  • Kemunculan cahaya.
  • Perbedaan datangnya gelap atau malam.
  • Perbedaan waktu makan (lapar – kenyang).
  • Perbedaan suhu udara.
  • Pola pikir
  • Pengambilan keputusan dan penampilan

Arah perjalanan

Arah perjalanan Anda juga akan menentukan tingkat keparahan jet lag yang dialami. Saat bepergian ke arah barat, gejala jet lag yang dialami biasanya juga lebih ringan. Hal ini disebabkan tubuh lebih mudah menyesuaikan diri dengan hari yang lebih panjang.

Dengan kata lain, waktu yang dijalani akan bertambah saat bepergian ke barat dan begitu pula sebaliknya. Lebih mudah untuk menunda waktu tidur beberapa jam daripada memaksakan untuk tidur lebih cepat dan bisa cegah jet lag.

Faktor yang Memperberat

faktor yang memperberat jet lag
Jet lag bisa semakin berat akibat berbagai faktor. (Foto: Freepik)
  • Kondisi Kesehatan (sedang sakit)
  • Stres mental dan fisik
  • Jumlah zona waktu yang dilewati atau lama penerbangan
  • Keadaan kabin penumpang (pengap, tekanan udara berubah-ubah, udara terlalu kering)
  • Minuman yang alkohol
  • Lansia
  • Terlalu lama duduk selama penerbangan

Gejala-Gejala

  • Sakit kepala
  • Kelelahan
  • Pola tidur tidak biasa
  • Insomnia
  • Disorientasi
  • Depresi kecil
  • Sembelit/diare
  • Anxiety/cemas
  • Jantung berdebar-debar
  • Pegal-pegal

Cara meringankan gejala

  • Makan Usahakan makan sesuai dengan jam makan di zona waktu yang baru.
  • Tidur. Ikuti jam tidur pada zona waktu yang baru.
  • Beraktivitas. Lakukan aktivitas di luar ruangan agar tubuh lebih mudah menyesuaikan dengan rutinitas yang baru.
  • Obat Tidur. Biasanya diberikan oleh dokter hanya beberapa hari, karena akan menimbulkan efek samping.

Cara Cegah Jet Lag

cara mencegah jet lag
Jet lag bisa dicegah, salah satunya dengan cara mengatur waktu perjalanan. (Foto: Freepik)

Penat terbang dapat menyebabkan kelelahan siang hari, perasaan tidak enak badan, kesulitan untuk tetap waspada dan masalah pencernaan. Jet lag bersifat sementara, tetapi dapat secara signifikan mengurangi kenyamanan perjalanan liburan atau bisnis Anda. Untungnya, ada beberapa langkah cegah jet lag yang bisa Anda lakukan.

Penyesuaian sebelum, selama dan setelah tiba di tempat tujuan dapat membantu meminimalkan beberapa efek samping dari jet lag.

  1. Pilih penerbangan yang memungkinkan awal kedatangan malam/kedatangan pukul 22.00 waktu setempat.
  2. Jika Anda harus tidur siang hari, tidur siang singkat di sore hari, tapi tidak lebih dari 2 jam. Atur alarm untuk memastikan tidak lebih dari 2 jam.
  3. Mengantisipasi perubahan waktu untuk perjalanan, dapat dilakukan beberapa hari sebelum keberangkatan. Untuk perjalanan ke arah timur disarankan dengan tidur waktu lebih awal dan untuk perjalanan ke arah barat disarankan dengan tidur waktu yang lebih lambat.
  4. Hindari alkohol atau kafein seperti kopi, setidaknya tiga sampai empat jam sebelum waktu tidur.
  5. Berolahraga dengan intensitas sedang teratur setiap hari. Min 30 menit setiap harinya, untuk mengatur sirkulasi/hormon dalam tubuh.

Lakukan pencegahan dengan baik untuk menghindari penat terbang. Apabila terjadi penat terbang, lakukan penanggulangan secepat mungkin agar bisa beraktivitas dengan sedia kala. Bagi Anda yang khawatir akan kondisi kesehatan secara umum, Anda dapat melakukan medical check-up dan Skrining di Laboratorium terpercaya. Dan cobalah melakukan pemeriksaan melalui Triasse. Jangan lupa juga untuk cek selalu tips harian dari Kami.

 

 

Bagikan ke Teman:
Rinaldi Syahran
Homo Homini Lupus!