Bagaimana Rupa Kanker Payudara Terlihat di Mamogram?

Bagaimana Rupa Kanker Payudara Terlihat di Mamogram?
Mamogram adalah tes untuk mendeteksi kanker payudara dengan menampilan foto jaringan payudara untuk kemudian dianalisis tampilannya. (foto: Freepik)
Bagikan ke Teman:

Salah satu cara untuk memeriksa kemungkinan seseorang memiliki kanker payudara adalah menggunakan mamogram. Mamogram adalah tangkapan X-ray payudara yang bisa menunjukkan gejala awal kanker payudara.

Ada dua teknik menghasilkan mamogram. Film-screen mamografi menciptakan tampilan fotografis, sedangkan digital mamografi menghasilkan gambar digital. Kedua metode ini menggunakan prosedur yang sama untuk mengambil gambar.

Deteksi kanker payudara ini dilakukan menggunakan dua plakat transparan yang akan diletakkan di dada pasien. Plakat ini akan menekan dada pasien untuk menahannya. Tekanan ini juga bertujuan untuk meratakan dada demi mendapatkan gambar yang lebih jelas dan mencegah gambar terlihat kabur.

Mesin mamogram kemudian akan mengambil foto dada dari dua angle. Seorang spesialis kemudian akan mengecek mamogram untuk mencari apakah ada tanda-tanda tidak wajar yang bisa menandakan kanker. Mamogram membutuhkan waktu 20 menit. Beberapa orang akan mengalami sedikit sakit dan rasa tidak nyaman saat atau setelah melakukan tes ini.

Bagaimana Tampilan Mamogram Normal?

Foto atau gambar dari dada tadi disebut sebagai mamogram. Latar belakang gambar akan terlihat hitam, dan payudara akan ditampilkan dalam warna putih dan abu-abu.

Jaringan tisu yang lebih padat, termasuk tisu konektif dan kelenjar, ditunjukkan dengan warna putih.
Beberapa orang memiliki jaringan tisu yang lebih padat di payudara mereka. Kepadatan ini akan membuat pendeteksian abnormalitas menjadi lebih sulit karena tumor terbuat dari jaringan tisu padat dan juga terlihat dalam warna putih.

Seiring usia, payudara akan menjadi lebih tidak padat. Jaringan tisu yang tidak terlalu padat, seperti lemak, akan ditunjukkan dengan warna abu-abu di mamogram.

Mamogram standar biasanya kebanyakan berwarna abu-abu, dengan beberapa area berwarna putih yang menunjukkan jaringan tisu padat yang sehat. Ada banyak warna putih pada mamogram tidak selalu menandakan masalah kesehatan.
Payudara setiap orang berbeda-beda, jadi tidak akan ada dua mamogram yang sama. Mamogram yang sehat tampilan juga akan beragam.

Dokter spesialis radiologi kemudian akan memeriksa mamogram tadi secara seksama untuk mencari tahu hasilnya.

Seperti Apa Kanker Payudara Terlihat di Mamogram?

Melihat hasil mamogram, area mana pun yang tidak terlihat seperti jaringan tisu normal menimbulkan kekhawatiran. Dokter radiologi akan mengecek area tisu yang berwarna putih dengan kepadatan tinggi, dan mencatat ukuran, bentuk dan sudut-sudutnya.

Benjolan atau tumor akan muncul sebagai area putih terang di mamogram. Tumor bisa bersifat ganas atau jinak.
Jika tumor jinak, hal ini bukan risiko kesehatan dan kemungkinan tidak akan berubah bentuk atau ukuran. Kebanyakan tumor yang ditemukan di payudara tidak ganas.

Spot-spot putih kecil biasanya tidak berbahaya. Dokter radiologi akan memerikan pola dan bentuknya, karena mereka terkadang juga bisa menjadi tanda kanker.

Keabnormalan Lain

Seperti memeriksa jaringan payudara dan kemungkinan tumor, dokter radiologi juga akan memeriksa apa saja yang terlihat tidak biasa di mamogram.
Keabnormalan lain ini termasuk:

  • Kista, yang adalah kantong kecil berisi cairan. Kebanyakan adalah kista sederhana, yang memiliki dinding tipis dan tidak bersifat kanker. Jika dokter tidak bisa mengidentifikasi kista sebagai kista sederhana, mereka akan melakukan tes lanjutan untuk memastikan kista itu bersifat kanker atau tidak.
  • Calcification, yang adalah penumpukan kalsium. Penumpukan atau deposit besar kalsium disebut macrocalcification dan biasanya terjadi akibat pertambahan usia. Tumpukan yang lebih kecil disebut microcalcification. Tergantung pada bentuk microcalcification, dokter biasanya akan mengeceknya untuk melihat kemungkinan tanda kanker.
  • Fibroadenomas, yang adalah tumor jinak di payudara. Bentuknya bulan dan mungkin terasa seperti kelereng. Orang-orang di usia 20-an dan 30-an kemungkinan memiliki fibroadenoma, tapi hal ini bisa terjadi pada usia berapa pun.
  • Jaringan luka, yang sering muncul dalam warna putih di mamogram. Pastikan Anda memberi tahu dokter bekas luka apapun sebelum melakukan mamogram.

Massa yang ditemukan bisa jadi adalah tumor, kista, atau fibroadenoma, baik mereka bersifat kanker atau tidak.
Mamogram juga bisa memberi Anda informasi tentang kepadatan payudara. Orang-orang dengan payudara padat memiliki risiko kanker payudara yang sedikit lebih besar. Payudara yang padat bisa menyulitkan penemuan keabnormalan di mamogram.

Mamogram masih mungkin dilakukan pada orang yang pernah melakukan operasi kanker payudara atau implan. Namun, akan dibutuhkan mengambil foto masing-masing payudara, dan akan dibutuhkan waktu lebih lama untuk memeriksa hasilnya.
Seorang dokter spesial seringnya akan membandingkan hasil mamogram dengan gambar sebelumnya. Hal ini bisa membantu mereka untuk menemukan perubahan apapun yang terjadi dan menentukan apakah area yang berubah menunjukkan tanda-tanda kanker.

Kapan Harus Menemui Dokter?

Melakukan mamogram untuk mendeteksi kanker payudara di stadium awal disebut skrining. Jika Anda telah menyadari simtom-simtom kanker payudara, Anda bisa memutuskan untuk melakukan mamogram untuk mengonfirmasinya. Hal ini disebut mamogram diagnostik.

Panduan dari American College of Physician menyarankan untuk melakukan regular skrining begitu Anda mencapai usia 40 tahun. Panduan yang direkomendasikan bagi wanita dengan rata-rata risiko kanker payudara untuk melakukan regular skrining adalah sebagai berikut:

  • Mulai dari usia 40-49 tahun jika direkomendasikan dokter
  • Setiap dua tahun setelah berusia 50-74 tahun

Mereka dengan faktor risiko di bawah ini dianjurkan untuk melakukan skrining lebih sering:

  • Sejarah kanker payudara atau lesi payudara berisiko tinggi
  • Faktor genetis, seperti perubahan di gen BRCA 1 atau BRCA 2
  • Sejarah paparan radiasi dada saat kecil

Catatan

Mamogram saat ini adalah metode terbaik untuk mendeteksi atau untuk mengecek bagaimana kanker payudara merespons pengobatan. Namun, mamogram tidaklah sempurna, dan sulit untuk melihat keabnormalan yang ada pada orang-orang dengan payudara padat.

Mamogram akan terlihat berbeda pada masing-masing orang, dan tidak ada standar gambar normal atau abnormal.
Area yang terlihat putih di mamogram mungkin membutuhkan tes lanjut tapi hasilnya jarang adalah kanker payudara.

Triasse menyediakan Paket Skrining Tumor Payudara yang bisa membantu Anda memastikan kesehatan payudara. Paket Skrining Tumor Payudara adalah cara yang mudah dan praktis untuk mendapatkan diagnosis awal kondisi payudara.

Bagikan ke Teman:
Nilam Suri
"Dance like no one is watching. Sing like no one is listening. Love like you've never been hurt and live like its heaven on Earth."