Anemia pada Wanita: Fakta Umum, Gejala, dan Penyebabnya

Anemia pada wanita
Bagikan ke Teman:

Anemia adalah kondisi yang cukup umum dan banyak diketahui orang. Namun, tak banyak yang tahu bahwa anemia pada wanita lebih sering terjadi dibanding pria. 

Kondisi yang sering disebut “kurang darah” ini sama sekali tidak boleh disepelekan dan harus dipahami secara lebih mendalam. Terutama tentang anemia pada wanita.

Fakta Umum

Fakta-umum-Anemia
Anemia lebih sering terjadi pada wanita dibanding pria. (Foto: Freepik)

Anemia adalah kondisi tubuh ketika sel-sel darah merah (eritrosit) dan Hemoglobin (Hb) dalam darah berada di bawah nilai normal atau dengan kata lain mengalami kekurangan darah. Sedangkan hemoglobin merupakan bagian utama dari sel darah merah yang memiliki fungsi untuk mengikat oksigen. Oksigen tersebut pada dasarnya berasal dari paru-paru yang kemudian diantarkan ke seluruh bagian tubuh.

Seseorang akan dikatakan menderita anemia apabila konsentrasi hemoglobin (Hb) pada pria kurang dari 13,5 G/DL dan hematokrit kurang dari 41 persen. Sedangkan anemia pada wanita adalah ketika konsentrasi hemoglobin kurang dari 11,5 G/DL atau hematokrit kurang dari 36 persen.

Penderita anemia biasanya akan mengalami 5L, yakni: letih, lesu, lemah, lunglai, dan lelah. Kondisi tersebut dapat saja terjadi dikarenakan sel-sel darah dalam tubuh tidak mendapatkan oksigen yang cukup atau dengan kata lain sel-sel darah dalam tubuh mengalami kekurangan pasokan oksigen.

Dan perlu diingat, penyakit anemia sangat berbeda dengan penyakit darah rendah, karena terkadang masyarakat menganggap bahwa kedua penyakit tersebut sama.

Gejala Anemia pada Wanita

Gejala-pada-anemia
Pucat, mual, dan sesak napas adalah beberapa gejala anemia pada wanita. (Foto: Freepik)

Gejala penyakit Anemia sangatlah beraneka ragam, dan berikut adalah contoh gejala – gejala yang sering terjadi pada penderita :

  1.   Wajah terlihat pucat
  2.   Kelopak mata pucat
  3.   Ujung jari terlihat pucat
  4.   Mudah merasa lelah
  5.   Denyut jantung tidak teratur
  6.   Sering merasa mual
  7.   Sakit kepala
  8.   Sistem kekebalan tubuh mulai menurun
  9.   Sesak napas

Menstruasi Sebabkan Anemia?

menstruai sebabkan anemia
Menstruasi bisa picu anemia pada wanita. (Foto: Freepik)

Seorang wanita yang sedang haid sebenarnya memiliki peluang lebih besar untuk menderita anemia. Hal ini dikarenakan, wanita saat datang bulan cenderung mengeluarkan darah kotor dalam volume yang cukup banyak. Namun, volume darah yang keluar sangat bervariatif, jadi apabila seorang wanita semakin banyak volume darahnya yang keluar saat haid, maka wanita tersebut semakin banyak pula kehilangan zat besi.

Zat besi ini sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk pembentukan sel darah merah, dan apabila mengalami kekurangan zat besi maka akan terjadi kekurangan darah atau anemia.

Pada saat haid, untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap fit memerlukan tambahan asupan zat besi demi menggantikan hemoglobin yang telah hilang. Asupan tersebut dapat berupa suplemen khusus atau berasal dari makanan yang kita konsumsi.

Selain itu, terkadang ada juga wanita yang mengalami siklus haid yang tidak teratur, seperti dalam 1 bulan mengalami haid 2 kali. Hal tersebut dapat semakin memicu terjadinya anemia.

Makanan untuk Penderita Anemia

makanan bagi penderita anemia
Kondisi anemia bisa bantu diatasi dengan makanan. (Foto: Freepik)

Untuk mencegah anemia pada wanita (maupun pria) sebenarnya sangat mudah. Contohnya saja seperti rajin mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, asam folat, vitamin B12, dan vitamin C. Dan berikut adalah pemaparannya:

  1. Makanan yang mengandung Zat Besi. Makanan yang banyak mengandung zat besi seperti daging sapi dan daging kambing tanpa lemak atau daging merah, kacang – kacangan, sayur-sayuran yang berwarna hijau tua, hati ayam, makanan laut, olahan kedelai, buah-buahan, dan lain-lain.
  2. Makanan yang mengandung Asam Folat. Makanan yang mengandung Asam FolatMakanan yang banyak mengandung Asam Folat seperti pisang, sayuran hijau gelap, jenis   kacang – kacangan, jeruk, sereal dan lain-lain.
  3. Makanan yang mengandung Vitamin B12. Makanan yang banyak mengandung Vitamin B12 seperti daging dan susu.
  4. Makanan yang mengandung Vitamin C. Makanan yang banyak mengandung Vitamin C seperti buah melon, buah jeruk, dan beri.

Solusi Anemia pada Wanita

solusi anemia pada wanita
Solusi anemia pada wanita salah satunya adalah cukup istirahat. (Foto: Freepik)

Hal yang dapat Anda lakukan apabila mengalami anemia pada wanita, yaitu:

  1. Segera beristirahat apabila kondisi tubuh mulai merasa lemas atau pusing
  2. Rutin mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi, asam folat, vitamin B12, dan vitamin C
  3. Hindari atau mengurangi konsumsi teh, kopi, atau minuman berkafein
  4. Melakukan olahraga ringan secara teratur
  5. Melakukan istirahat yang cukup

Jika Anda merasa telah mengalami gejala Anemia dan ingin melakukan pemeriksaan anemia secara lebih lanjut, maka Anda dapat melakukan pemeriksaan diri ke dokter atau melakukan tes darah. Biasanya pemeriksaan tersebut meliputi: pemeriksaan fisik, jantung, paru-paru, hati dan limpa, darah lengkap, dan lain sebagainya.

Dan apabila Anda masih bingung dan ragu untuk melakukan pemeriksaan, maka Anda dapat mencoba melakukan pemeriksaan di Triasse dengan memilih Paket Anemia. Selain itu, keunggulan pemeriksaan di Triasse yaitu: Harga Hemat, Bisa Home Service Dan Hasil Pemeriksaan Online.

Bagikan ke Teman:
Triasse
Triasse
Platform pertama untuk Tes Laboratorium dan pemeriksaan kesehatan keluarga Indonesia. Triasse memberikan pelanggan kemampuan untuk membuat keputusan yang lebih baik bagi kesehatan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *