7 Cara Pencegahan Kanker Payudara yang Bisa Anda Coba

7 Cara Pencegahan Kanker Payudara yang Bisa Anda Coba
Bulan Oktober ditetapkan sebagai Bulan Peduli Kanker Payudara untuk menarik perhatian pada pentingnya pencegahan kanker payudara. (Foto: Freepik)
Bagikan ke Teman:

Kanker payudara adalah penyebab kematian tertinggi kedua akibat kanker pada perempuan Indonesia. Tingginya angka kematian akibat kanker ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Terkait hal ini, bulan Oktober kemudian ditetapkan sebagai Bulan Peduli Kanker Payudara untuk menarik perhatian pada pentingnya pencegahan kanker payudara dan perlunya pengecekan dini.

Penyebab kanker payudara tidak bisa dipastikan secara persis. Namun ada beberapa langkah pencegahan yang bisa perempuan lakukan untuk memperkecil risikonya. Mengutip Siteman Cancer Center, berikut beberapa hal yang bisa perempuan lakukan sebagai langkah pencegahan kanker payudara:

1. Jaga Berat Badan

Menjaga berat badan selalu lebih baik daripada kelebihan. Hal ini khusus berlaku bagi wanita, terutama sesudah menopause. Berat badan berlebih bisa meningkatkan risiko berbagai macam jenis kanker, termasuk kanker payudara.

2. Aktif Secara Fisik

aktif secara fisik
Perempuan yang aktif secara fisik setidaknya 30 menit setiap hari memiliki risiko kanker payudara yang lebih kecil. (Foto: Freepik)

Aktif bergerak dan rutin berolahraga bisa membantu Anda menjaga kesehatan. Perempuan yang aktif secara fisik setidaknya 30 menit setiap hari memiliki risiko kanker payudara yang lebih kecil. Olahraga rutin, selain sebagai bentuk pencegahan kanker payudara, juga bantu membantu jaga berat badan Anda.

3. Mengatur Pola Makan Sehat

mengatur pola makan sehat
Makanan yang sehat bisa membantu menurunkan risiko kanker payudara. (Foto: Freepik)

Makanan yang sehat bisa membantu menurunkan risiko kanker payudara. Cobalah untuk lebih banyak makan buah dan sayur, hindari minuman beralkohol. Walaupun minum alkohol dalam jumlah terbatas bisa membantu menjaga kesehatan jantung pada orang dewasa yang lebih tua, hal ini bisa meningkatkan risiko kanker payudara.

4. Jangan Merokok

Baik perokok maupun orang yang tidak merokok tau bahwa merokok itu tidak sehat. Selain menurunkan kualitas hidup, merokok juga bisa meningkatkan risiko serangan jantung, stroke dan setidaknya 15 jenis kanker, termasuk kanker payudara. Merokok juga bisa membuat napas bau, merusak gigi, dan menambah kerut. Jadi selain merusak kesehatan, rokok juga bisa merusak penampilan.

5. Jika Memungkinkan, Menyusui

Menyusui selama satu tahun atau lebih (disatukan untuk semua anak) bisa menurunkan risiko kanker payudara. Hal ini juga memberikan manfaat kesehatan lebih bagi anak.

6. Hindari Penggunaan Pil KB

Pil KB punya risiko dan manfaatnya tersendiri. Semakin muda seorang perempuan, semakin kecil risikonya. Saat perempuan mengonsumsi pil KB, terjadi sedikit peningkatan risiko kanker payudara. Risiko ini akan hilang secara cepat setelah Anda berhenti mengonsumsinya. Bagi perokok wanita, penggunaan pil KB juga bisa meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung.

Namun, penggunaan jangka panjang pil KB juga memiliki manfaat penting, seperti menurunkan risiko kanker ovarium, kanker kolon, dan kanker uterine, selain tentunya mencegah kehamilan yang tak diinginkan. Jika Anda memiliki faktor risiko, menghindari penggunaan pil KB bisa jadi langkah pencegahan kanker payudara.

7. Hindari Hormon Pasca-Menopause

hindari hormon pasca-menopause
Baik hormon estrogen saja maupun estrogen-plus-progestin bisa meningkatkan risiko kanker payudara. (Foto: Freepik)

Hormon Pasca-Menopause tidak seharusnya digunakan secara jangka panjang untuk menghindari penyakit kronis seperti osteopororsis dan jantung. Studi menunjukkan efek campuran bagi kesehatan, meningkatkan risiko beberapa penyakit sementara menurunkan risiko bagi penyakit lain, dan baik hormon estrogen saja maupun estrogen-plus-progestin bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Jika perempuan perlu menerima hormon tambahan ini, pastikan hanya dalam waktu singkat. Penting untuk diskusikan hal ini terlebih dahulu dengan dokter.

Semua langkah pencegahan kanker payudara di atas bisa Anda lakukan untuk kurangi risikonya. Selain itu, pastikan untuk selalu melakukan pengecekan payudara secara rutin untuk mewaspadai gejala yang mungkin muncul. Semua gejala kanker payudara bisa Anda pastikan kondisinya melalui pemeriksaan payudara. Anda  bisa melakukan pemeriksaan tumor dan kanker payudara melalui Triasse lewat Paket Skrining Tumor Payudara dengan harga khusus yang lebih hemat.

 

Bagikan ke Teman:
Nilam Suri
Sebelum menjadi Content Manager di Triasse, Nilam bekerja di beberapa media terbesar di Indonesia dengan spesialisasi di bidang kesehatan, gaya hidup, dan hiburan. Lulus dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia jurusan Cultural Studies dan Sastra Inggris.