4 Cara Pastikan Anak Tetap Sehat di Musim Hujan

4 Cara Pastikan Anak Tetap Sehat di Musim Hujan
Diperlukan perhatian ekstra untuk memastikan anak sehat di musim hujan dan terlindungi dari berbagai penyakit. (Foto: Freepik)
Bagikan ke Teman:

Musim hujan datang lagi, dan kadang cuaca juga tidak menentu. Walau akibat pandemi anak-anak tidak harus sekolah dan bisa menghindari cuaca buruk, tetap penting bagi Anda untuk memastikan mereka tetap sehat di musim hujan.

Hujan yang turun terus-menerus bisa membuat daya tahan tubuh turun, terutama bagi anak-anak yang imunitasnya lebih rendah. Selain itu, cuaca di musim hujan memang rentan membuat buah hati Anda terserang berbagai virus dan bakteri.

Lantas bagaimana memastikan agar mereka terus sehat? Hujan memang tak bisa dihentikan, namun anak Anda bisa lebih “diamankan” dengan empat tips sehat di musim hujan ini, Triasse melansir The General Pharmacy, Rabu (10/2/2021):

1. Selalu gunakan jas hujan

gunakan jas hujan
Pilih jas hujan untuk melindungi anak dari basah. (Foto: Freepik)

Anda tak bisa mengandalkan anak menggunakan payung, terutama anak yang lebih kecil. Keseimbangan dan kekuatan lengan mereka yang belum memadai akan membuat penggunaan payung tidak akan optimal. Karenanya, penting bagi anak untuk memiliki jas hujan.

Belum lagi, masih banyak orangtua yang salah paham. Sebenarnya, bukan cuma hujan yang membuat anak sakit, tapi juga cuaca dingin. Jadi ketika anak basah karena hujan, mereka akan kedinginan. Dan ketika suhu tubuh menurun, anak akan jadi lebih rentah terhadap serangan bakteri dan virus.

Karenanya, penting bagi orangtua untuk selalu menyiapkan jaket untuk memastikannya selalu hangat, dan jas hujan untuk melindunginya dari basah.

2. Biasakan mencuci tangan agar sehat di musim hujan

rajin mencuci tangan
Untuk memastikan kuman benar-benar hilang, ajarkan anak untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun. (Foto: Freepik)

Kita jadi lebih rentan untuk sakit saat musim hujan karena lebih terekspos pada cauca dingin dibanding di musim panas. Karenanya, kita juga jadi lebih sering menyebarkan kuman ke satu sama lain.

Kita semua membawa kuman, namun anak-anaklah rajanya. Mereka tidak terlalu sadar terhadap kontak antar sesama dibanding orang dewasa.

Di musim hujan, saat anak-anak “terkurung” di dalam kelas atau rumah mereka jadi lebih rentan terhadap kuman masing-masing.

Bantu mereka untuk mencegah hal ini terus terjadi dengan membiasakan mencuci tangan secara benar. Anak-anak biasanya hanya suka mencuci tangan dengan air, sayangnya hal ini tidak membunuh kuman.

Untuk memastikan kuman benar-benar hilang, ajarkan anak untuk selalu mencuci tangan menggunakan sabun. Atau, Anda juga bisa membekalinya dengan cairan antiseptik.

3. Konsumsi cukup vitamin-C

Tak bisa disangkal lagi, vitamin C memang benar-benar bisa membantu imun tubuh memerangi pengganggu yang tak diinginkan masuk ke dalam tubuh.

Di musim hujan ini, tak ada salahnya memberikan anak vitamin C berbentuk tablet atau sirup, tergantung kemampuan anak mengonsumsinya.

Berikan vitamin-C ini setelah sarapan setiap pagi.

4. Vaksin flu

suntik flu
Suntik flu ini akan memberikan pengamanan ekstra dan memastikan imunitas anak tetap tangguh. (Foto: Freepik)

Jika Anda benar-benar serius untuk melindungi kesehatan anak di musim hujan ini, bawa mereka ke dokter anak. Di sana anak bisa menerima vaksin flu. Suntik flu ini akan memberikan pengamanan ekstra dan memastikan imunitas anak tetap tangguh.

Empat tips di atas bisa membantu Anda melindungi kesehatan buah hati dan keluarga. Untuk berbagai tips kesehatan lainnya, selalu cek di sini. Lakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, lakukan medical check-up bersama seluruh anggota keluarga.

Jangan lupa, cek darah di Triasse dan juga dapatkan tambahan pemasukan melalui program affiliate marketing, klik di sini.

Bagikan ke Teman:
Nilam Suri
Sebelum menjadi Content Manager di Triasse, Nilam bekerja di beberapa media terbesar di Indonesia dengan spesialisasi di bidang kesehatan, gaya hidup, dan hiburan. Lulus dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia jurusan Cultural Studies dan Sastra Inggris.