Sakit Kepala Sebelah: Penyebab dan Makanan Penghilang Migrain

Sakit Kepala Sebelah: Penyebab dan Makanan Penghilang Migrain
Sakit kepala bisa disebabkan oleh nutrisi yang masuk dalam tubuh, jadi ketahui makanan penghilang migrain untuk hindari nyerinya. (Foto: Freepik)
Bagikan ke Teman:

Salah satu sakit kepala yang sangat mengganggu dikenal sebagai migrain. Apa itu migrain? Migrain merupakan kondisi kompleks dengan gejala yang sangat bervariasi. Berbagai penelitian telah dilakukan terkait kondisi ini, termasuk juga tentang makanan penghilang migrain.

Bagi kebanyakan orang, yang utamanya adalah sakit kepala yang amat sangat di salah satu sisi kepala. Gejala lainnya bisa juga diikuti dengan muntah dan tubuh menjadi sakit. Serangan migraine bisa menakutkan bagi sebagian orang, yang mengakibatkan Anda harus berbaring selama beberapa jam untuk mengatasinya.

“Migrain adalah gangguan neurobiologis yang melibatkan perubahan pada syaraf dan pembuluh darah pada otak ketika terjadi serangan,” menurut Susan Broner, MD, seorang direktur medis pada Manhattan headache Center di kota New York.

Seringkali migraine yang menyerang cukup berbahaya sehingga bisa mengganggu aktivitas Anda dan serangannya bisa bertahan antara 4 jam hingga 3 hari jika memang tidak dirawat. Banyak dari orang yang mendapatkan kesalahan informasi seperti bahwa migrain yang mereka alami akibat dari sinus atau sakit kepala karena tegang. Namun ternyata makanan, stres dan hormone bisa menjadi penyebabnya.

Sakit, yang diikuti dengan denyutan tipikal, terjadi pada satu sisi kepala yang dekat dengan pelipis, kening, dan mata. Migrain bisa membuat Anda menjadi sangat sensitif terhadap sinar, suara, ataupun pengerahan tenaga yang ringan seperti jika Anda menaiki anak tangga. Sakit yang dialami memang sangat mengganggu sehingga terkadang memaksa Anda untuk istirahat di tempat tidur.

Sekitar dua puluh persen dari penderita migraine akan mengalami aura, yaitu gangguan terhadap penglihatan, sekitar 20 menit hingga 1 jam sebelum sakit menyerang. Mereka akan melihat percikan sinar, garis bergelombang, titik hitam, atau pandangan mereka akan mengabur atau titik buta. Semua ini disebut juga sebagai “classic migraines.”

Beberapa orang juga akan mengalami perubahan mood sebelum mengalami migrain. Mereka akan lebih bersemangat atau cepat marah atau tertekan. Lainnya mugkin akan mengalami sensai seperti bebauan atau rasa yang aneh. Mereka juga akan merasal kelelahan berlebih, sering mengantuk, atau mengalami penegangan otot. Sekitar 1 dari 4 orang mengalami fase prodroem ini, yang mana bisa terjadi 24 jam sebelum sakit kepala.

Penyebab Migrain

penyebab migrain
Penyebab migrain sering dikaitkan dengan saraf. (Foto: Freepik)

Penyebab pasti dari migraine masih belum dapat dimengerti dengan baik, namun permasalahannya dianggap berkaitan dengan saraf (atau berkaitan dengan sistem saraf). Hal yang juga dipercaya adalah bahwa kimiawi otak, pembuluh darah, dan saraf otak juga memainkan peran sebagai penyebab.

Jika penyebab belum dapat diketahui secara pasti, ada beberapa hal yang dianggap umum menjadi pemicu terjadi migrain pada beberapa orang, seperti:

Sinar

Migrain bisa dipicu oleh beberapa sebab, seperti kerlipan sinar. Sinar ini bisa saja datang dari pantulan air, lampu neon atau layar televisi ataupun bioskop.

Menggunakan kacamata polarisasi ketika berada di luar dan menggunakan bohlam spectrum berpendar di dalam rumah juga bisa membantu mengurangi risiko.

Kecemasan dan stres

Stres secara emosional merupakan salah satu pemicu yang umum terhadap migraine. Sementara tidak mungkin untuk menghindari stres secara total, latihan relaksasi bisa membantu Anda. Bernapaslah secara perlahan, biarkan udara memenuhi Anda lalu hembuskanlah.

Beberapa orang juga menemukan bahwa memikirkan mengenai kejadian yang menenangkan atau mendengarkan musik favorit juga sangat membantu.

Kurang makan dan tidur

Sangatlah penting bagi orang yang rentan terhadap migraine untuk memiliki pola tidur dan makan yang teratur. Rendahnya gula darah akibat melewatkan jadwal makan bisa memicu terjadinya migrain.

Mengonsumsi gula terlalu banyak juga bisa mengakibatkan peningkatan tajam, lalu mengalami ‘crash’ tingkat gula darah. Meminum air sepanjang hari untuk menghindari dehidrasi serta waktu tidur yang tidak kurang dari 6 jam akan membantu Anda. Untuk atasi hal ini, cek makanan penghilang migrain yang bisa ringankan gejalanya.

Perubahan hormon

Bagi banyak wanita, migraine sangat erat kaitannya dengan siklus menstruasi mereka. Migraine bisa terjadi entah beberapa hari sebelum, ketika sedang mengalami menstruasi, atau ketika tingkat estrogen menurun jauh.

Beberapa wanita mungkin bisa mengambil manfaat dari obat-obatan anti-inflamasi sebelum sakit kepala menyerang, atau pil KB. Lainnya mungkin malah mengalami sakit yang lebih buruk dengan menggunakan kontrasepsi yang berkaitan dengan hormone.

Makanan Penghilang Migrain

makanan yang bisa menghilangkan migrain
Ada juga beberapa makanan yang bisa membantu Anda untuk meringankan migraine (Foto: Freepik)

Penderita migraine seringkali  melaporkan bahwa makanan tertentu dapat memicu sakit kepala. Penyebab umum tersebut meliputi MSG, anggur merah, keju, cokelat, kecap, dan daging olahan. Namun, belum ada konfirmasi mengenai makanan pemicu sakit kepala dari suatu penelitian ilmiah.

Selain apa yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa ada beberapa makan yang dilaporkan oleh para penderita bisa memicu sakit kepala, namun ada juga beberapa makanan pengilang migrainyang bisa membantu Anda untuk meringankan sakit kapala setengah Anda–jika tidak bisa menyembuhkan.

  1. Buah, sayur, dan kacang-kacangan

Buah-buahan, sayuran dan kacang-kacangan kesemuanya mengandung estrogen yang berasal dari tumbuhan yang bisa menumpulkan efek negatif  dari estrogen tubuh yang secara alami ditimbulkan.

Secara khusus hal ini bisa membantu para wanita yang mengalami migraine akibat menstruasi mereka–yang kemungkinan terjadi akibat menurunnya estrogen secara tiba-tiba  dalam tubuh. Dan alasan selanjutnya adalah, semakin meningkatnya kadar estrogen secara keseluruhan pada tubuh ketika awal terjadi  menstruasi, akan semakin jauh juga penurunan yang terjadi.

Serat yang terdapat dalam makanan pencegah migraine ini membantu menghilangkan sisa estrogen dari tubuh bersamaan ketika buang air, jadi tidak didaur ulang kembali di dalam tubuh.

Kelebihan utama lainnya dari makanan ini adalah: mereka rendah lemak. Ketika Anda memakan makanan rendah lemak, tubuh akan memproduksi estrogen yang lebih sedikit. Konsumsilah 7 hinggal 10 kali hidangan buah dan sayur dalam keseharian Anda.

  1. Lemak ikan

Anda tahu bahwa makanan ini sangat ramah untuk jantung Anda, namun salmon dan ikan berlemak lainnya (mackerel, trout dan herring) juga bisa membantu mengurangi migraine. Ikan-ikan ini sangat kaya akan kandungan asam lemak EPA & DHA omega-3.

Beberapa penelitian awal pada senyawa anti-inflamasi ini yang dilakukan di University of Cincinnati menunjukkan, ketika dikonsumsi dalam bentuk suplemen, mereka membantu mengurangi tingkat berbahaya dan frekuensi migraine pada beberapa orang dalam jangka waktu penelitian selama 6 minggu.

Penelitian yang dilakukan oleh universitas tersebut menggunakan kapsul yang mengandung 300 mg EPA dan DHA dan 700 mg minyak lainnya. Mengkonsumsi 4 kapsul 125 mg yang mengandung  lemak ikan dalam satu minggu bisa menyediakan jumlah keuntungan yang sama yang digunakan dalam studi tersebut..

  1. Kopi

Walaupun kafein juga bisa memicu migraine pada beberapa orang, ketika migraine menyerang, beberapa cangkir kopi bisa membantu meringankan sakit yang ditimbulkan. Kafein sangat efektif untu membantu mengecilkan pembuluh darah yang membengkak di otak, dan merupakan salah satu bahan pokok (bersama dengan acetaminophen dan aspirin) dalam obat migraine yang dijual dipasaran.

Untuk itu, silakan Anda meminum satu atau dua cangkir kopi ketika migraine menyerang.

  1. Jahe

Penelitian menunjukkan, rempah yang hangat ini mengandung beberapa senyawa potensial yang mirip dengan yang ada pada obat-obatan anti-inflamasi non-steroid. Senyawa tersebut bisa bekerja melawan migraine dengan mencegah sustansi inflamasi bernama prostaglandins.

Jahe belum pernah diuji coba secara ketat untuk meringankan sakit kepala, namun walaupun tidak dapat meredakan migraine Anda, jahe bisa membantu untuk menghilangkan mual yang seringkali datang bersamaan dengan migraine.

Tidak ada dosis yang dianjurkan, namun Anda bisa memulainya menggunakan bubuk jahe sesuai selera  pada masakan. Anda juga bisa memesan makanan yang mengandung jahe ketika Anda makan di tempat makan.

Atau ketika migraine menyerang, campurkan beberapa sendok teh jahe bubuk dalam segelas air untuk Anda minum setiap beberap jam untuk meringankan sakit yang timbul. Atau cara paling sederhana:  hisaplah permen jahe.

  1. Makanan kaya akan magnesium

Gandum utuh, kacang polong, dan sayuran berdaun hijau gelap kesemuanya mengandung magnesium yang tinggi. Penelitin telah menunjukkan, orang-orang yang terkena migraine sangat kurang akan asupan tersebut.

Rendahnya tingkat magnesium diduga membuat otak menjadi ekstra sensitif terhadap pemicu migraine. Jumlah yang direkomendasikan untuk asupan magnesium adalah 310 hingga 320 mg untuk wanita, dan 400 hingga 420 mg untuk pria.

Cobalah untuk mendapatkan asupan sebanyak 400 hingga 700 mg setiap harinya untuk mencegah  migraine jika memang Anda benar-benar mengalami kekurangan akan magnesium. Biji labu panggang adalah salah satu sumber yang kaya akan kandungan magnesium, dengan jumlah sekitar 151 mg untuk setiap 30 gram. Kacang Brazil (107 mg per 30 ) dan kacang almond (78 mg per 30 g) juga sumber yang sangat baik. Anda juga bisa  mencoba halibut, yang mana mengandung 91 mg dalam porsi 90 gram.

Untuk memastikan kesehatan Anda, selain memperhatikan asupan nutrisi seperti makanan penghilang migrain di atas, pastikan juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Medical check-up bisa dilakukan dua kali dalam setahun. Untuk tes-tes kesehatan lainnya, Anda bisa cek di triasse.com. Triasse menyediakan berbagai paket pemeriksaan kesehatan sesuai kebutuhan Anda.

Bagikan ke Teman:
Nilam Suri
Sebelum menjadi Content Manager di Triasse, Nilam bekerja di beberapa media terbesar di Indonesia dengan spesialisasi di bidang kesehatan, gaya hidup, dan hiburan. Lulus dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia jurusan Cultural Studies dan Sastra Inggris.