Hati-Hati, Ini 7 Penyebab Sakit Punggung

Bagikan ke Teman:

Sakit punggung adalah kondisi yang sering terjadi dan sering disepelekan. Padahal, nyeri di bagian belakang tubuh ini bisa jadi adalah simtom kondisi yang lebih serius dibanding sakit otot biasa.

Penyebab sakit punggung sangat beragam, dari sekedar pegal-pegal, urat ketarik, sampai karena ada gangguan pada tulang. Agar Anda bisa berhati-hati, ketahui delapan penyebab sakit punggung berikut:

Penyebab Sakit Punggung

  • Cedera Otot

Yang biasanya menjadi penyebab terjadinya sakit punggung ialah cedera pada otot. Cedera otot seperti ini akan pulih dalam beberapa hari atau dalam hitungan minggu. Ketika mengalami cedera otot, jangan paksakan untuk melakukan hal-hal berat.

  • Slipped Disc

Slipped Disc ialah keadaan di mana tulang belakang bergeser dari posisi yang seharusnya. Cedera ini bisa terjadi akibat beberapa hal, yaitu mengangkat beban yang berat, jatuh, kurangnya nutrisi yang menyebabkan rapuhnya tulang (osteoporosis), dan faktor genetik. Jika Anda mengalami cedera ini, maka disarankan untuk memeriksanya ke dokter agar tidak terjadi cedera yang lebih parah.

  • Osteoarthritis

Osteoarthritis adalah radang sendi salah satu penyebabnya adalah proses penuaan, cedera dan juga obesitas. Gejala dari osteoarthritis ialah nyeri sendi dan punggung yang terasa kaku. Tindakan yang dapat dilakukan tergantung dari lokasi sendi yang nyeri. Jika Anda memiliki berat badan berlebih, upayakan diet sehat agar beban yang dipikul tulang belakang berkurang.

  • Osteoporosis

Tulang yang lemah dapat menyebabkan keretakan, termasuk retaknya tulang belakang (spine).

  • Spinal Stenosis

Dalam bidang medis, stenosis memiliki arti menyempitnya kerangka tubuh. Jika digabungkan dengan Spinal Stenosis, maka yang terjadi ialah menyempitnya kerangka tulang belakang yang dampaknya buruk bagi sistem saraf yang ada di dalamnya. Jika terjadi penyempitan, maka akan ada tekanan yang dirasakan saraf yang akhirnya menyebabkan nyeri.

  • Spondylolisthesis

Sendi dan otot berfungsi untuk mengatur lokasi dari tulang belakang. Jika keduanya mengalami kelonggaran maka tulang dapat bergeser dan akan memiliki dampak pada tulang yang lainnya. Hal tersebut juga akan mempengaruhi saraf yang tertekan akibat bergesernya tulang.

  • Skoliosis

Skoliosis adalah kondisi melengkungnya tulang belakang ke samping secara tidak normal. Seringnya terjadi pada anak-anak hingga remaja, tapi tidak menutup kemungkinan terjadi pada dewasa. Perkembangan skoliosis tidak terjadi secara cepat, 5-10 tahun kita baru menyadari perubahan tulang belakang, atau pun dapat juga dengan tidak timbulnya gejala yang dirasakan.

Kapan Harus ke Dokter?

Sangat penting bagi Anda untuk memeriksa kondisi tersebut ke dokter apabila:

  • Sakit punggung tidak hilang setelah 10 hari
  • Rasa sakit yang tidak hilang dengan meminum obat penghilang nyeri atau (analgesik)
  • Rasa sakit muncul akibat trauma/terjatuh
  • Merasakan kebas/mati rasa, permasalahan buang air,  buang air seccara spontan atau hilangnya berat badan tanpa alasan
  • Memiliki riwayat kanker, osteoporosis atau permasalahan sistem imunitas
  • Berusia 70 tahun atau lebih.

Jika Anda takut dengan kondisi kesehatan Anda, yuk periksa kesehatan di PesanLab.com! PesanLab.com hadir untuk membuat Anda mengetahui kondisi kesehatan dengan medical Check-up dan skrining di Laboratorium terpercaya. Cukup lakukan pemesanan tes di Pesanlab.

Mari budayakan mencegah penyakit, bukan mengobatinya. Sehat terus bersama Pesanlab.

Bagikan ke Teman:
Triasse
Triasse
Platform pertama untuk Tes Laboratorium dan pemeriksaan kesehatan keluarga Indonesia. Triasse memberikan pelanggan kemampuan untuk membuat keputusan yang lebih baik bagi kesehatan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *