Seefektif Apa Suntik Flu? Ini Pendapat Para Ahli

Seefektif Apa Suntik Flu? Ini Pendapat Para Ahli
Fokus Tangan dan Suntikan dalam Anestesia Gigi dengan Latar Belakang Pasien (teksomolika/freepik)
Bagikan ke Teman:

Selama ini mungkin Anda pernah mendengar dua hal tentang vaksin influenza atau suntik flu: Anda harus mendapatkannya setiap tahun, dan meskipun sudah disuntik, Anda tidak secara utuh terlindungi dari flu.

Tentu saja kedua hal tersebut benar. Itu karena meskipun suntik flu terbukti dapat membantu Anda terlindung dari flu, vaksin flu tidak memberikan jaminan 100 persen. Tetap saja, setelah bertahun-tahun membuat vaksin flu, para dokter tahu mana yang bekerja dan mana yang tidak.

Bagaimana caranya? Sebenarnya cukup rumit: “Kami menggunakan data dari musim flu tahun lalu di belahan bumi bagian utara karena musim tersebut berakhir pada bulan Februari/Maret dan keputusannya ditentukan pada saat yang sama,” kata Yvonne Maldonado, MD, Dokter spesialis penyakit menular dari Stanford Health Care yang juga memperhitungkan data dari sebelum musim flu bagian belahan bumi selatan (yang terjadi dari April sampai September).

Dr. Maldonado mengatakan bahwa beberapa estimasi dan model prediktif juga digunakan dalam proses keputusan, tapi tetap saja ada kemungkinan virus penyintas akan muncul dan merendahkan keefektifan vaksin sepanjang musim. Ia mengatakan virus ini “rumit” dan bahkan setelah selama ini, tidak ada yang benar benar paham cara kerjanya.

Tahun kemarin contohnya, ia berkata “Tahun kemarin salah satu gelombang mengalami mutasi besar dan menyebabkan vaksinnya menjadi tidak efektif melawan satu gelombang tersebut…dan tidak ada cara untuk memprediksi hal semacam itu,” jelas Dr. Maldonado.

Jadi, ya, flu mempunyai akal sendiri, dan semua model prediktif di seluruh dunia tidak bisa menebak apa yang akan dilakukannya. Namun itu bukan berarti vaksinnya tidak berguna. Vaksin ini bisa dan mampu memberikan perlindungan penting melawan penyakit.

Dengan demikian, berikut yang harus Anda ketahui tentang info sehat kesehatan tubuh perihal suntik flu tahun ini dan tentang suntik flu secara umumnya, keefektifannya dan faktor lainnya yang mempengaruhi pertahanan yang diberikan suntik flu kepada Anda.

Seberapa Efektif Suntik Flu?

Seberapa efektif suntik flu
Meskipun disarankan, suntik flu tidak 100 persen efektif melindungi Anda dari (foto: Freepik)

Sebenarnya, menurut Dr. Maldonado, masih terlalu dini untuk tahu seberapa efektif suntik flu musim ini.

Kenapa? Peneliti hanya bisa mengira-ngira berdasarkan retrospek seiring musim mereda. Pada umumnya keefektifan vaksin berubah-ubah dari sekecil 10 persen sampai sebanyak 60 atau 70 persen menurut Dr. Maldonado, dengan rata-rata keefektifan 40 sampai 60 persen.

Namun angka tersebut dapat bervariasi tergantung individualnya, artinya kesehatan individualmu dapat memengaruhi seberapa efektif suntik flunya untukmu. Contohnya orang imunosupresi, orang yang menjalani kemoterapi, radiasi atau medikasi serupa, atau yang memiliki kondisi kesehatan yang merendahkan respon kekebalan tubuh. Meskipun mereka tetap harus disuntik, mereka tidak akan mendapatkan perlindungan sebanyak orang sehat pada umumnya.

“Itulah salah satu alasan utama mengapa harus disuntik (suntik flu),” ujar Jennifer Hanrahan, MD, ketua divisi penyakit menular dari The University of Toledo Medical Center. “(Dengan disuntik) Anda membantu orang lain di masyarakat yang kekebalannya lemah,” jelasnya.

Satu hal lain yang belum menentukan keefektifan suntik flu adalah pemilihan waktu atau timing kapan Anda disuntik. Secara umum, perlu dua atau empat minggu agar vaksin menjadi efektif dalam tubuh Anda. Berarti jika Anda terpapar flu sekitar periode waktu tersebut, Anda tetap akan kena.

Dan jika Anda melakukan suntik flu sekitar awal tahun, contohnya saat pertama kali tersedia di bulan Agustus atau September, kemungkinan tidak akan melindungi Anda sampai musim flu berakhir. Jadi yang harus Anda lakukan adalah suntik di sekitar akhir bulan Oktober menurut Dr. Hanrahan.

Tentu saja, meskipun Anda sudah mendapatkan suntik flu, Anda masih harus mencegah diri Anda sebelum terkena flu (ingat, tidak 100 persen efektif). “Pada dasarnya semua yang ibu Anda ajarkan untuk tetap sehat, lakukanlah,” ujar Dr.Hanrahan. “Perbanyak istirahat, jangan merokok dan selalu cuci tangan Anda khususnya setelah Anda berada di tempat umum.” Dan meskipun Anda sudah terlanjur terkena flu tahun ini, Anda masih bisa berkontribusi ke masyarakat dengan tetap berada di rumah, tunda sekolah dan kerja sambil menerapkan aktifitas kesehatan.

Meskipun tidak efektif, Anda tetap sangat dianjurkan untuk melakukan suntik flu setiap tahunnya untuk menambah tameng pertahanan tubuh anda. Sementara itu, tetaplah melakukan kegiatan pola hidup sehat seperti makan teratur, minum air mineral dan rutin melakukan pemeriksaan medis di Triasse.

Bagikan ke Teman:
Rachmat Abbid
A young writer who eager to do something different.