Jajanan Favorit Orang Indonesia yang Tinggi Kalori

jajanan tinggi kalori
Bagikan ke Teman:

Ada banyak jenis jajanan favorit orang Indonesia yang bikin nagih. Biasanya jajanan ini dijadikan camilan sebelum makan. Namun, tahukah Anda kalau jajanan ini memiliki kalori yang tinggi.

Apabila Anda menjadikan jananan ini sebagai camilan sebelum makan, tentu saja jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh semakin besar. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk membatasi camilan sebelum makan. Perlu diketahui bahwa jumlah kalori camilan yang dianjurkan adalah sekitar 150-200 kalori.

Di Indonesia sendiri, ada banyak jajanan favorit yang mudah didapat, seperti gorengan dan jajanan lainnya. Jajanan-jajanan tersebut memang tidak terlalu mengenyangkan. Bahkan mungkin masih ada yang menganggap bahwa jajanan tersebut tidak mengandung kalori tinggi. Nyatanya beberapa jenis camilan yang sering jadi pilihan saat lapar justru memiliki jumlah kalori yang tinggi. Berikut rangkuman Triasse mengenai kalori yang ada dalam jajanan favorit orang Indonesia.

Gorengan

jajanan tinggi kalori
Selain tinggi kalori, gorengan juga mengandung lemak “jahat” yang bisa memicu penyakit kardiovaskular dan kolesterol tinggi. (Foto: Istimewa)

Gorengan termasuk ke dalam jensi jajanan paling populer dan digemari banyak orang. Tak hanya praktis, gorengan memiliki rasa yang nikmat dan seringkali membuat seseorang ketagihan. Namun hati-hati, selain tinggi kalori, jajanan ini juga mengandung lemak “jahat” yang bisa memicu penyakit kardiovaskular dan kolesterol tinggi.

Sebenarnya bahan-bahan yang dipakai untuk membuat gorengan adalah jenis makanan yang sehat seperti tahu, pisang, tempe, dan ubi. Namun, cara pengolahannya yang menggunakan tepung, gula, dan minyak membuat makanan ini menjadi tinggi lemak.

Misalnya pada pisang goreng. Satu buah pisang goreng rata-rata mengandung 2 gram lemak total, termasuk 1 gram lemak jenuh serta 49 miliggram kolesterol. Mengonsumsi pisang goreng menyumbang sekitar 5 persen lemak jenuh dalam tubuh. Gorengan mengandung sampai 140 kalori.

Siomai dan Batagor

siomay dan batagor
setiap potong siomai yang disajikan mengandung sekitar 6,03 gram karbohidrat, 0,85 gram lemak, 4,54 gram protein, dan  51 kkal.

Meski diolah dengan cara dikukus, setiap potong siomai yang disajikan mengandung sekitar 6,03 gram karbohidrat, 0,85 gram lemak, 4,54 gram protein, dan 51 kkal. Ketika Anda mengonsumsi satu porsi penuh, dengan tambahan kentang, kol, dan bumbu kacang, jumlah kalori bisa mencapai 500 kkal. 1 kkal (kilokalori) sendiri setara dengan 1000 kalori.

Sementara pada batagor, dalam satu potong terkandung 58 kkal, 5,83 gram karbohidrat, 2,98 gram lemak, dan 2,06 g protein. Hal ini bisa lebih parah karena batagor disajikan dengan cara digoreng dan ditambah dengan bumbu kacang.

Martabak Manis

martabak manis
Satu porsi martabak manis mengandung hingga 347 kkal. (Foto: Istimewa)

Satu porsi martabak manis mengandung hingga 347 kkal. Ada pula kandungan karbohidrat yaitu sekitar 44,66 gram dan 16,12 gram lemak, serta 8,97 gram  protein. Camilan ini nyatanya memiliki kalori yang sangat tinggi. Apalagi sering disajikan dengan tambahan taburan lain, seperti biskuit atau kacang.

Pempek

pempek
Pempek memiliki kandungan sekitar 39 kkal. (Foto: Freepik)

Makanan khas dari Palembang ini juga sering dijadikan pilihan untuk mengganjal perut yang lapar. Sama seperti camilan lain, pempek juga mengandung banyak lemak. Apalagi cara pengolahannya adalah digoreng.

Pempek memiliki kandungan sekitar 39 kkal. Pempek juga mengandung 4,72 g karbohidrat, 1,04 g lemak, dan 2,52 gram  protein dalam setiap potong. Makanan ini biasa disajikan dengan kuah cuka sebagai pendamping. Ini membuat pempek tidak hanya tinggi kalori, tapi juga bisa memicu masalah lambung apabila terlalu banyak dikonsumsi.

Biskuit

biskuit
Mengonsumsi biskuit bisa menyumbang hingga 120 kalori ke dalam tubuh. (Foto: Freepik)

Biskuit sering dijadikan pilihan camilan yang praktis. Makanan ini biasanya sudah berbentuk kemasan tanpa perlu melewati proses lain lagi. Namun ternyata mengonsumsi biskuit bisa menyumbang hingga 120 kalori ke dalam tubuh. Meskipun ada beberapa jenis biskuit yang dilengkapi dengan kandungan protein dan serat, Anda tetap harus memerhatikan jumlah biskuit yang Anda konsumsi. Apalagi beberapa produk biskuit mengandung banyak krim, gula, dan perasa lain yang bisa memicu kenaikan berat badan.

Setelah mengetahui kalori yang tergantung dalam jajanan favorit di atas, penting bagi Anda untuk membatasi konsumsi camilan tersebut jika ingin menjaga kesehatan jantung dan organ tubuh lain. Tumpukan lemak dari gorengan yang dikonsumsi juga dapat menaikkan berat badan Anda.

Itu dia pembahasan lengkap mengenai jajanan orang Indonesia yang tinggi kalori. Anda dapat baca artikel gaya hidup tentang diet sehat lainnya hanya di Triasse.

Bagikan ke Teman:
Nilam Suri
Nilam Suri
"Dance like no one is watching. Sing like no one is listening. Love like you've never been hurt and live like its heaven on Earth."