Wajib Makan, Buah-buahan yang Bisa Cegah Kanker

Wajib Makan, Buah-buahan yang Bisa Cegah Kanker
Buah-buah memiliki banyak manfaat bagi kesehatan salah satunya adalah bisa cegah kanker. Pastikan Anda mengonsumsinya setiap hari. (Foto: Freepik)
Bagikan ke Teman:

Saat ini kanker masih menjadi salah satu penyakit paling menakutkan. Penyakit yang menyerang berbagai bagian tubuh ini memang masih belum ditemukan obatnya. Belum lagi, jika diketahui di stadium lanjut, hampir mustahil bagi penderitanya untuk selamat. Karenanya, sangat penting bagi masyarakat luas untuk meningkatkan kewaspadaan mereka terhadap kanker. Tujuannya tentu saja agar kanker–apapun jenisnya–bisa dideteksi secara dini. Cegah kanker jauh lebih efektif dibanding pengobatan apapun.

Kanker adalah penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel yang abnormal Tumor-tumor ini berpotensi untuk menyebar ke berbagai bagian tubuh, yang berujung pada berbagai gejala dan simtom awal kanker yang masih bisa dideteksi dan didiagnosis. Perlu diingat juga, tidak semua tumor itu bersifat kanker.

Walaupun belum diketahui secara pasti penyebabnya, kebanyakan kanker disebabkan oleh gaya hidup. Bisa karena rokok, obesitas, pola makan yang tidak sehat, banyak minum alkohol, dan lain sebagainya. Mengingat betapa ganasnya penyakit ini, sebenarnya ada hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya.

Melansir Boldsky, banyak makan buah-buahan adalah salah satu metode paling penting untuk cegah kanker. Berikut 6 buah yang paling ampuh mencegah atau membunuh sel kanker di tubuh:

1. Anggur Bisa Memerangi Kanker

Kaya akan flavonoid, yang mengandung properti antioksidan dan antiinflamasi, anggur adalah buah paling baik untuk memerangi kanker.
Tak hanya anggur berefek kuat dalam mencegah kerusakan sel sehubungan kanker, buah ini juga bisa mengurangi pertumbuhan sel kanker di usus, perut, lever, dan payudara.

2. Pepaya adalah Superfood

Pepaya sering dikategorikan sebagai “superfood”. Ini karena pepaya mampu memerangi sel kanker menggunakan antioksidan likopen di dalamnya. Terutama di area serviks, prostat, lever, paru-paru dan pankreas. Ditambah lagi, pepaya tidak memiliki efek buruk apapun terhadap sel-sel yang sehat.

3. Avokad Mengandung Karotenoid

Buah yang sering dijadikan jus ini memberikan pasokan avocation B yang berlimpah, yang menargetkan sel punca yang terkena kanker. Bagian daging buahnya yang berwarna kehijauan juga mengandung karotenoid yang bermanfaat melawan pembentukan tumor.

cegah kanker
Berbagai buah-buahan mengandung berbagai nutrisi yang bisa memerangi sel-sel kanker. (Foto: Freepik)

4. Jeruk Kaya akan Vitamin C

Buah-buahan sitrus seperti jeruk selalu keluar dengan hasil gemilang dari penelitian ilmiah. Ini karena mereka kaya akan vitamin C.
Jeruk melindungi tubuh dari nitrosamines, yang bisa memunculkan kanker pada saluran pencernaan. Limolene, nutrisi yang ditemukan pada kulit jeruk, memiliki peran penting dalam mengaktifkan antioksidan yang akan mendetoksifikasi sistem enzim.

5. Makan Apel Setiap Hari Bisa Cegah Kanker

Satu buah apel sehari bisa menjauhkan Anda dari berbagai penyakit, termasuk kanker. Kulit buah apel membawa triterpenoids, yang bisa memicu Maspin, protein yang bisa menekan pertumbuhan kanker. Mastin telah terbukti aktif dalam memerangi sel kanker pada prostat dan payudara.

6. Stroberi Bersifat Anti-karsinogen

Stroberi juga kaya akan vitamin C, dan berbagai jenis phytonutrients, flavonoids, dan polifenol. Semua nutrisi ini sangat ampuh sebagai agen anti-karsinogen, yang bekerja secara efektif pada kulit, kandung kemih, paru-paru, esofagus, dan payudara.

Demikian pembahasan mengenai buah sehat untuk cegah kanker. Baca juga artikel kesehatan lainnya. Jangan lupa, cek darah di Triasse. Tersedia berbagai paket pemeriksaan kesehatan yang sudah disesuaikan berdasarkan kebutuhan Anda. Ada juga paket khusus pemeriksaan kanker dan medical check-up.

Bagikan ke Teman:
Nilam Suri
Sebelum menjadi Content Manager di Triasse, Nilam bekerja di beberapa media terbesar di Indonesia dengan spesialisasi di bidang kesehatan, gaya hidup, dan hiburan. Lulus dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia jurusan Cultural Studies dan Sastra Inggris.