Rematik Asam Urat? Ini yang Tidak dan Boleh Anda Makan

Bagikan ke Teman:

Rematik asam urat adalah sejenis penyakit arthritis yang terjadi ketika Anda memiliki terlalu banyak kadar asam urat dalam darah. Rematik asam urat menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada sendi.

Peradangan sendi ini disebabkan oleh penumpukan kristal asam urat. Asam urat terbentuk ketika tubuh memecah bahan kimia yang disebut purin. Bahan kimia ini diproduksi secara alami oleh tubuh, serta ditemukan pula pada jenis makanan tertentu.

Apabila tubuh Anda memproduksi asam urat terlalu banyak dan ginjal tidak mampu menyaringnya, maka akan terjadi pengkristalan. Kristal-kristal yang terbentuk tadi akan menyebabkan peradangan ketika masuk ke ruang antara persendian, inilah yang menyebabkan terjadinya peradangan, rasa sakit, hingga bengkak.

Pada dasarnya Anda dapat meminimalisir risiko agar tehindar dari penyakit rematik asam urat, misalnya adalah dengan menghindari makanan yang mengandung kadar purin tinggi seperti jeroan, daging merah, ikan berminyak, serta hindari pula minuman manis yang tinggi kandungan gula. Selain itu Anda perlu menjaga berat badan sehat, pola makan yang seimbang, olahraga secara teratur, serta memperbanyak minum air putih. Berikut ini adalah info gaya hidup mengenai diet sehat perihal yang tidak boleh dimakan ketika rematik asam urat.

Makanan Ramah Rematik Asam Urat

Makanan Ramah Rematik Asam Urat

  1. Cairan yang cukup untuk membantu mengurangi pembentukan kristal pada sendi. Anda disarankan untuk minum air minimal 2 liter per hari. Bahkan bagi penderita, mungkin Anda memerlukan sebanyak 3 hingga 3,5 liter per hari.
  2. Sumber karbohidrat yang lebih kompleks seperti kentang dan beras merah.
  3. Buah-buahan, seperti jeruk, melon, apel.
  4. Sayuran hijau, wortel, tomat.
  5. Mengonsumsi produk makanan sehat berupa susu rendah lemak.

Makanan yang Perlu Dihindari

Makanan-yang-perlu-dihindari

1. Daging

Penderita rematik asam urat sangat disarankan untuk membatasi asupan daging. Berbagai jenis daging, terutama daging merah, memiliki kandungan purin dan kolesterol yang tinggi. Jika Anda ingin memakan daging merah, disarankan untuk membuang lemak yang menempel pada daging. Anda juga bisa menggantinya dengan daging putih seperti daging ayam. Anda pun perlu memerhatikan cara pengolahan daging tersebut.

2. Jeroan

Jeroan seperti rempela, kikil, babat, hati, dan lainnya memiliki kandungan purin yang tinggi dan dapat menaikkan kadar asam urat. Selain itu, hati juga memiliki kadar kolesterol tinggi, karena kolesterol yang dibuat dan disimpan di dalam hati, tingkat kolesterol tertinggi dalam daging hewan ditemukan pada organ hati.

3. Makanan Laut

Seafood alias makanan laut seperti ikan teri, sarden, makarel, tuna, dan kerang merupakan jenis makanan yang mengandung purin tinggi.

4. Beberapa Jenis Sayuran

Beberapa sayuran seperti bayam, jamur, kembang kol, kacang polong, kacang panjang, kacang merah.

Cara Jaga Kadar Asam Urat

Mempertahankan Kadar Asam Urat Tetap Normal

Dengan menjaga makanan dan gaya hidup sehat, Anda tidak akan sulit untuk mengendalikan kadar asam urat tetap dalam batas normal. Berikut beberapa caranya.

  1. Usahakan berhenti merokok.
  2. Batasi konsumsi daging merah, seafood, hati, dan ikan sarden.
  3. Hindari minuman beralkohol seperti bir dan lainnya.
  4. Hindari olahan kacang kedelai.
  5. Olahraga secara teratur.
  6. Menjaga berat badan sehat.
  7. Minum air yang cukup agar tidak terkena dehidrasi.
  8. Hindari minuman dengan pemanis buatan.

Selain menjalankan gaya hidup sehat untuk mengontrol asam urat, ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan kesehatan mengenai asam urat secara berkala, terutama jika Anda memiliki faktor risiko tinggi. Kini, Anda bisa melakukan tes asam murah dengan cara yang lebih mudah dan praktis melalui Triasse.com.

Triasse menyediakan paket pemeriksaan asam urat yang memungkinkan Anda untuk melakukan pengecekan darah dari rumah. Cek Triasse sekarang.

Bagikan ke Teman:
Rinaldi Syahran
Homo Homini Lupus!