Minum Kopi Cegah Demensia Alias Pikun, Memang Bisa?

Minum Kopi Cegah Demensia Alias Pikun, Memang Bisa?
Minum kopi dapat cegah demensia, alias pikun yang biasa terjadi ketika Anda memasuki usia senja, terutama jika rutin dilakukan tiap hari. (Foto: Freepik)
Bagikan ke Teman:

Minum kopi setiap hari bagi sebagian orang telah menjadi ritual wajib yang tidak bisa dilewatkan. Bahkan, beberapa dari mereka tidak bisa memulai hari tanpa asupan kafein ini. Tapi ternyata, kebiasaan ini ada gunanya. Riset menemukan, minum kopi cegah demensia, alias pikun pada usia senja.

Mengapa Minum Kopi Bisa Cegah Demensia

mengapa minum kopi bisa cegah demensia
Lansia dengan konsumsi kafein yang rendah ternyata memiliki kemungkinan terkena penyakit demensia. (Foto: Freepik)

Studi yang dipublikasikan pada laman The Journals Of Gerontology menyatakan bahwa wanita dengan usia 65 dan lebih dapat menghindari terjadinya demensia dan gangguan kognitif lainnya seperti amnesia.

Apa itu demensia? Demensia ialah sebuah sindrom di mana kemampuan kognitif mengalami gangguan. Contohnya? Beberapa kemampuan otak seperti mengingat, berpikir, berhitung, dan memahami sesuatu tidak dapat dilakukan seperti biasanya.

Berdasarkan eksperimen yang menyertakan 6.500 wanita lansia, peneliti memberikan kuisioner terkait konsumsi kafein setiap harinya. Dari kuisioner tersebut, peneliti membagi mereka ke dalam dua kelompok berdasarkan jumlah konsumsi kafein per harinya.

Dalam 10 dekade terakhir, 388 wanita lansia dengan konsumsi kafein yang rendah ternyata memiliki kemungkinan terkena penyakit demensia. Menariknya, wanita lansia dengan konsumsi kafein yang dianjurkan memiliki persentase yang lebih kecil dalam mengalami pikun. Tentunya studi tersebut masih berlanjut untuk mencari korelasi antara minum kopi (kafein) dengan Demensia.

Fakta tentang Demensia

fakta tentang demensia
Tak hanya mencegah demensia, masih banyak manfaat kopi lain yang berguna bagi kesehatan otak Anda. (Foto: Freepik)

Penting bagi kita untuk mengetahui Demensia. Hingga saat ini, ada 47.5 juta jiwa yang mengalami kepikunan. Angka tersebut diperkirakan akan meningkat hingga 75.6 juta jiwa pada tahun 2030. Tak berhenti sampai di situ, pada 2050, angka tersebut akan meningkat lebih dari 3 kali! Tentunya Anda tidak ingin mengalami kondisi ini, bukan?

Demensia tidak hanya merepotkan individu yang mengalaminya, tapi juga pihak yang merawat. Perhatian dan pemahaman akan demensia belum terlalu tinggi, dan akibatnya sangat banyak. Tidak ada pemahaman yang tepat mengenai tindakan perawatan pasien, baik oleh perawat maupun anggota keluarga.

Walau masih diperlukan penelitian lanjutan, tidak ada salahnya minum kopi untuk dapat cegah demensia, pastikan saja Anda tidak mengonsumsinya berlebihan. Tak hanya mencegah demensia, masih banyak manfaat kopi lain yang berguna bagi kesehatan otak Anda.

Untuk memastikan bagaimana kondisi kesehatan Anda, alangkah lebih baik jika melakukan pemeriksaan Medical Checkup dan Skrining di Laboratorium terpercaya. Lakukan selalu pemeriksaan melalui Triasse.com, karena banyak keunggulan dan keuntungan jika Anda melakukan pemeriksaan di Triasse diantaranya: Harga Hemat, Bisa Home Service, Dan Hasil Lab Online.

Bagikan ke Teman:
Nilam Suri
Sebelum menjadi Content Manager di Triasse, Nilam bekerja di beberapa media terbesar di Indonesia dengan spesialisasi di bidang kesehatan, gaya hidup, dan hiburan. Lulus dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia jurusan Cultural Studies dan Sastra Inggris.