Cek Cara Pertahankan Diet Saat Libur Lebaran

Cek Cara Pertahankan Diet Saat Libur Lebaran
Saat libur lebaran, akan ada banyak makanan menggoda. Karenanya, sangatlah penting untuk tahu cara pertahankan diet. (Foto: Freepik)
Bagikan ke Teman:

Libur lebaran sudah tiba. Biasanya, waktu ini jadi sangat berkesan. Tidak hanya karena akan bertemu sanak-saudara tapi juga karena ragam makanan yang mendadak muncul. Apalagi buat Anda yang jalan-jalan atau mudik mengunjungi kampung halaman. Namun masalahnya, membludaknya makanan lezat ini bisa pengaruhi kesehatan dan berat badan. Karenanya, sangatlah penting untuk tahu cara pertahankan diet dan pola makan sehat.

Sebenarnya, mempertahankan diet dan tetap makan makanan sehat saat sedang jalan-jalan libur lebaran bukanlah sesuatu yang mustahil. Semua orang bisa melakukannya, dan tak harus berurusan dengan celana yang tiba-tiba kesempitan seusai liburan. Yang penting, Anda tahu cara pertahankan diet.

  1. Jangan Berfoya-Foya

jangan berfoya-foya
Atur porsi makan, dan jangan kalap. Walau ada banyak makanan, tetap ambil secukupnya. (Foto: Freepik)

Menurut sebuah studi yang dipimpin oleh Linda H. Clemens, EdD, RD, dari Consumer Science and Education Department di University of Memphis, mengutip WebMD, wanita cenderung boros dan jor-joran saat sedang makan di luar. Ini artinya, mereka akan mengonsumsi lebih banyak kalori dan lemak dibanding biasanya saat makan di rumah.

Clemens menyarankan, hal ini bisa diakali dengan berhenti menganggap bahwa makan di luar adalah sebuah momen spesial. Sebab, hal ini akan memberi Anda pembenaran untuk berfoya-foya saat memilih makanan.

“Kebanyakan dari kita tum buh besar dengan anggapan, makan di luar adalah suatu bentuk perayaan. Padahal sekarang, banyak orang yang setiap harinya memang makan di luar,” ujar Clemens.

Menurut sebuah survei yang dilakukan American Institute for Cancer Research, 67 persen orang America mengatakan, mereka selalu menghabiskan makanan pembuka. Terkadang, penyebab tingginya kalori akibat makan di luar bukan saja karena apa yang Anda makan tapi juga seberapa banyak yang Anda makan.

Hal ini membuat Melanie Polk, RD direktur nutrisi di American Institute for Cancer Research memberikan saran, cara pertahankan diet adalah agar orang-orang yang sedang liburan atau makan di luar, untuk selalu mengontrol porsi makan mereka.

“Cobalah untuk memesan setengah porsi, berbagi makanan, atau membawa pulang sebagian makanan,” sarannya tentang diet sehat.

  1. Jangan Makan Kalori yang Tidak Perlu

Sebelum sampai di tempat tujuan, misalnya saat di pesawat atau mobil, jangan tergoda memakan makanan yang tidak penting, misalnya kripik atau permen, atau bahkan junk food yang Anda temukan di sepanjang perjalanan. Kenapa?

Karena begitu sampai di tempat tujuan, akan ada berbagai jenis makanan eksotis yang akan menggoda Anda. Dengan menahan diri mengonsumsi makanan “biasa” yang dengan mudah Anda temukan di rumah, Anda bisa menghemat dan menjaga asupan kalori yang masuk ke tubuh.

Cobalah untuk membawa cemilan sehat Anda sendiri untuk dimakan di jalan, misalnya buah,  salad, atau protein bar.

  1. Atur Sendiri Menu Anda

Ketika memilih menu di restoran, Anda sebagai konsumen tidak harus pasrah dan menerima apa saja yang diberikan. Menurut data National Restaurant Association, konsumen mulai tertarik untuk mengatur sendiri menu makanan mereka.

Anda bisa menentukan sendiri cara penyajian atau proses memasak makanan yang Anda pesan. Anda juga bisa menentukan besaran porsi makanan Anda.

  1. Masak Sendiri Bisa Jadi Cara Pertahankan Diet

masak sendiri
Masak sendiri saat libur lebaran bisa jadi cara pertahankan diet yang sukses. (Foto: Freepik)

Sekarang ini, sudah ada berbagai fasilitasi penginapan yang bisa Anda pesan. Alih-alih memesan hotel atau motel tradisional, beralihkan pada jenis penginapan berbentuk rumah. Sekarang ini sudah sangat banyak orang yang menyewakan rumah mereka sebagai tempat penginapan.

Dengan menyewa rumah atau apartemen, tempat penginapan liburan Anda akan dilengkapi dengan dapur dan peralatannya. Hal ini memungkinkan Anda untuk memasak sendiri makanan di rumah–setidaknya untuk sarapan atau makan malam.

  1. Kunjungi Pasar Tradisional

Saat traveling, bersikaplah layaknya penduduk setempat. Kemana pun Anda pergi, daerah itu pasti memiliki pasar tradisional atau pasar lokal dimana bahan pangan daerah tersebut dijual. Jangan lupa untuk selalu mengunjungi tempat tersebut.

Di sana Anda bisa membeli berbagai jenis buah dan sayuran yang bisa jadi tidak Anda temukan di rumah. Selain itu, di pasar tradisional ini, Anda juga akan lebih bisa menjajal budaya lokal dan menikmati makanan khas daerah tersebut.

  1. Nikmati Satu Makanan Enak Sehari

Setiap daerah biasanya memiliki satu jenis makanan yang terkenal. Misalnya, gudeg di Yogya, seafood di Manado, dan lainnya. Saat sedang mengunjungi kota tersebut, tentu Anda boleh menikmati menu khas sana, tapi jangan berlebihan.

Cara pertahankan diet, pilihlah satu makanan enak dan khas daerah tersebut setiap satu hari. Jika ingin menikmati makanan yang lain, tunggu sampai keesokan harinya.

  1. Cara Pertahankan Diet dengan Menukar 1 Menu

Hanya dengan menyingkirkan atau menukar satu jenis saus dalam makanan Anda sudah bisa mengurangi kalorinya secara signifikan. Memesan atu makanan dengan cara masak yang berbeda dibanding apa yang diiklankan–panggang bukannya goreng–juga bisa memangkas kalori.

Jika tujuan diet Anda adalah untuk menurunkan berat badan, selalu pilih makanan yang dibakar atau dipanggang, dibanding digoreng. Makanan yang digoreng memiliki kalori dan lemak yang lebih tinggi.

Tak ada salahnya juga untuk mengomunikasikan diet Anda pada pelayan temap makan. Minta mereka untuk melakukan perubahan seperti keinginan dan kebutuhan Anda.

Jika Anda mengunjungi sanak saudara dalam rangka lebaran dan akan dihidangkan makanan kaya kalori dan lemak, jangan ditolak. Pastikan saja Anda mengonsumsinya dalam porsi kecil.

  1. Jangan Lewatkan Waktu Makan

jangan lewatkan waktu makan
Walau sibuk silahturahmi atau jalan-jalan, jangan lewatkan waktu makan karena akan pengaruhi diet. (Foto: Freepik)

Saat Anda sibuk mengunjungi kerabat atau mendatangi tempat wisata di kampung halaman, jangan lewatkan waktu makan Hal ini terkesan tidak merugikan–atau bisa jadi menguntungkan karena membatasi kalori yang masuk–namun melewatkan waktu makan justru akan jadi bumerang.

Saat Anda melewatkan waktu makan, Anda pasti akan kelaparan. Saat akhirnya bertemu makanan, porsinya pun jadi jauh lebih besar dari biasanya.

Sebagai cara pertahankan diet, selalu siapkan snack sehat di dalam tas. Dan jika Anda tidak ingin kelaparan atau kalap makan, pastikan mengisi perut setiap 3-4 jam sekali.

  1. Jangan Kurang Minum

Liburan bisa membuat Anda dehidrasi. Berada di bawah terik matahari lebih lama dari biasanya bisa membuat tubuh kekurangan cairan. Jika Anda tidak cukup minum, tubuh akan mengartikan hal ini sebagai rasa lapar, yang akan mendorong Anda untuk mencemil–saat sebenarnya yang Anda butuhkan adalah air.

Jumlah air yang direkomendasikan bagi tiap orang berbeda-beda. Namun cara mudah mengecek apakah Anda dehidrasi atau tidak adalah dari warna urin. Jika urin Anda berwarna kuning pucat atau bening, artinya tubuh masih mendapatkan cukup cairan. Namun jika urin berwarna kuning gelap atau kecoklatan, maka artinya Anda dehidrasi. Lagipula, saat Anda dehidrasi, Anda pasti akan merasa haus.

Jika minum air langsung dalam jumlah besar bukanlah sesuatu yang suka Anda lakukan, cobalah memasukkan buah ke dalam air minum Anda. Jangan lupa juga untuk selalu menyimpan satu botol air putih di dalam tas saat Anda berpergian.

Begitu cara pertahankan diet dalam rangka libur lebaran kali ini. Pastikan Anda selalu jalankan pola hidup sehat untuk jaga kesehatan tubuh. Cek juga berbagai tips harian untuk bantu jaga kebugaran. Selalu lakukan juga pemeriksaan kesehatan atau medical check-up secara berkala. Pesan melalui Triasse dan dapatkan berbagai promo menarik dan paket-paket tes darah sesuai kebutuhan.

Bagikan ke Teman:
Nilam Suri
Sebelum menjadi Content Manager di Triasse, Nilam bekerja di beberapa media terbesar di Indonesia dengan spesialisasi di bidang kesehatan, gaya hidup, dan hiburan. Lulus dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia jurusan Cultural Studies dan Sastra Inggris.